Perjalanan ❤

Perkenalan kita berawal dari sebuah situs online, pada akhir bulan februari, saat itu kita hanya sebatas teman yang saling menyemangati, pertengahan bulan maret kita semakin dekat namun dia masih cuek, dia perhatian namun hanya sebatas teman saja... tepat akhir bulan maret kita semakin dekat, karna adanya promo kereta bekasi-bandung yang harganya 40-50K kita planing dari akhir maret, akan bertemu pada bulan april..
Tanggal 29 Maret, dia bilang kalau mamanya mau kebandung, saat itu harapanku untuk bertemupun sudah pupus, saat itu aku sempat ngobrol sama mamanya via telfon saat dia tidur, mamanya berharap bisa bertemu denganku di sana, namun pada saat itu dia melarangku, dengan alasan dia gak libur, dan akhirnya aku tak dapat bertemu dengan mamanya. Saat itu aku sudah gelisah akan hubungan ini,namun saat sekolah memaksaku untuk mengikuti perpisahan di bandung, saatku cerita ke dia, diapun meresponnya dengan positif, dia bilang dia ingin menghampiriku...
Pada saat hari H, aku berfikir dia tak akan menghampiriku, namun pikirankupun salah, dia benar benar menghampiriku, meskipun kita bertemu sebentar dan kesan pertama kita bertemupun sangat membosankan, karna dia jutek dan saat itu aku sedang tak enak badan...
Setelah itu kita janjian lagi akan menghabiskan waktu seharian, minggu akhir bulan april, saat itu dia bilang, hari minggu besok aku libur, awalnya aku yang berniat mau kesana, namun niatku urung karna tiket balik kebekasi sudah habis duluan, akhirnya dia bilang "aku aja yang kebekasi"
Sesaat aku senang, namun aku kasian sama dia, dia pasti capek, tapi dia kekeh mau kesini, keputusan diapun sama tidak berubah sama sekali...
Seminggu sebeluum hari H, banyak banget halangan yang bikin aku cemas, seperti kegiatan dia disana, dan masalah gaji yang nyasar 
Hari demi hari, harapan demi harapaan mulai pudar dan menjadi ragu, "akankah dia kesini?" "akankah dia menemuiku lagi?"
Hari sabtu pun datang, paginya dia bilang kalau dia belum ada uang, namun saat malam tiba, sepulang dari kantor, dia bilang "kayaknya gajiku nyasar" dan ternyata benar, sabtu jam 7 lewat, dia pergi  keluar, katanya mau  kepasar, lalu dia bilang kalau sekalian mau beli tiket kebekasi. Saat mendengar kabar itu, aku sangat kaget  aku takut dia bohong, aku takut ditipu, dan dalam benakku terbayang bayang rasa takut, dan saat aku tanya jamnya, WA-ku ceklis, keraguanku semakin menjadi, Jam 11 malam akupun tertidur, dan pagi harinya aku terbangun dan mendapat jawaban di WA-ku, isinya "Bangunin aku jam 4 atau jam 5 ya, aku keretanya jam 6 berangkat"
~Next cerita 2~

Komentar