Sikap seorang pemimpin, Dibalik karung kumal
Pagi itu ada seorang pria dengan menggunakan baju yang kumal, celana pendek, sendal jepit kumuh dan membawa karung kumal di pundaknya (layaknya seorang pemulung). Saat itu ia sedang berjalan-jalan di sebuah festival. Semua orang yang ada di festival itu memandang pria itu. Saat pria itu hendak masuk ke sebuah shorum mobil (shorum A), salah satu karyawan mendekatinya dan berkata
"Maaf, disini tidak melayani pengemis. Jadi, mohon anda tidak masuk ke dalam."
Namun pria itu berkata, "Mas saya disini tidak ingin mengemis, namun saya ingin membawa pulang salah satu mobil yang dijual disini untuk hadiah ulang tahun anak saya."
Kemudian karyawan itu menjawab "Haha, mana mungkin sosok sepertimu membeli mobil disini, butuh waktu puluhan tahun bahkan ratusan tahun untuk mengumpulkan uang. Dan pasti kau akan mengkredit mobilnya? Maaf di shorum ini tidak melayani kredit, shorum ini melayani pembelian cash."
Kemudian pria itu berkata " Tak masalah untukku, aku membawa uangnya."
Dengan sinis karyawan itu menjawab " Pasti uangnya didalam kantung itu?"
Dan pria itu menjawab " Iya kau benar."
" Isinya pasti bukan uang, namun botol-botol plastik bekas kan? Mana cukup untuk membeli mobil disini. Dan kami tak menerima better seperti itu." jawab karyawan dengan ketus.
Suasanapun memanas, dan managerpun melihat tingkah laku karyawannya. Lalu managerpun menghampirinya.
"Selamat siang pak, ada yang bisa saya bantu?" Tanya manager, ke pria itu.
"Siang pak, saya mau membeli salah satu mobil yang dipajang di shorum bapak." Jawab pria itu
"Yang mana pak?" tanya managernya lagi.
Lalu pria itu menunjuk ke mobil yang sangat mewah dan harganya pun paling mahal.
" Maaf pak itu harganya lebih mahal dari lainnya, apa bapak sanggup membayarnya?" tanya manager itu.
"Aku sanggup membayarnya, bahkan aku bisa melunasinya." Jawab pria itu.
Managerpun meremehkan pria itu, dan akhirnya pria itu pun pergi.
90 menit kemudian, manager itu melihat pria itu di shorum mobil lain(shorum B), yang memajang mobil yang sama, namun manager itu terlihat kebinggungan, karna pria itu mengeluarkan uang ratusan juta dari karung yang ia bawa.
Dan saat pria itu sudah diantar oleh salah satu karyawan shorum itu, untuk mengambil mobil yang ia pesan, manager shorum A bertanya ke salah karyawan penjaga kasir.
"Siapa pria tadi?" Tanya manager shorum A ke karyawan shorum B.
"Masa bapak tidak tau, pria itukan pria terkaya di wilayah ini. Bahkan pria itu memiliki puluhan perusahaan, dan mobil yang pria itu pesanpun mobil yang diproduksi di perusahaannya." jawab karyawan shorum B.
"Saya tidak percaya, lalu mengapa tampilannya seperti itu? Dan mengapa pria itu tak mengambil saja di perusahaannya, toh mobil itu juga diproduksinya sendiri." Jawab manager shorum A
"Tadi, pria itu sempat berkata, saat di perusahaan saya adalah bos, dan saat diluar perusahaan saya adalah manusia biasa yang berkeluarga. Itu kata-kata yang terucap dari bibirnya." Jawab karyawan shorum B dengan tersenyum
"Aku jadi menyesal, tadi aku mengusirnya dari shorum ku" Jawab manager A dengan wajah termenung.
~TAMAT~
Create by amaliafisty
#Taumaknaceritadiatas??
Kalau menurut aku, cerita diatas itu salah satu contoh sikap pemimpin, yang gak menyombongkan dirinya.
Kalau menurut kalian maknanya apa??
Beri komentar,saran dan kritikan ya 😃
LIKE And SHARE ya
BalasHapusjangan lupa kasih komentar ya